oleh

KPPS dan PTPS 8 TPS di Wilayah PT Harita Group Resmi Terbentuk

LABUHA – Untuk menjamin keterpenuhan hak pilih warga negara pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019, Penyelenggara  Pemilu, Bawaslu dan KPU Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Bimtek Terpadu Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan  Suara (KPPS) di 8 TPS DPTb di perusahaan tambang PT Harita Group di Desa Kawasi Kecamatan Obi, berdasarkan Fomulir A5 (Pemilih Pindahan dari TPS lain) atau DPTb.

Kegiatan yang digelar pada Jumat (12/4) kemarin itu tim Bawaslu yang turun langsung ke perusahaan untuk mengawasi KPU dalam mendistribusikan Form A5 berjumlah 2.256 dan pembentukan TPS di perusahaan yakni dikoordinir langsung oleh Kordinator Divisi Pengawasan  dan Hubungan Antar Lembaga, Rais Kahar didampingi 2 staf divisi PHL, Tabrid S Thalib dan Darlisa Jainudin.

Sementara dari KPU Halsel diantaranya Komisioner KPU Antoni Nurdin dari Divisi Teknis dan Hubungan Masyarakat, selain itu juga di dampingi oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Obi Iksan Laher, anggota Tony Brison Rumthe dan Salah Satu Staf Panwaslu Kecamatan Basri Abuwahid, bersama-sama menggelar Bimtek Terpadu di ruang Entertainment Room PT Megah Surya Pertiwi.

Sebelum dilakukan Bimtek terpadu terlebih dahulu diambil sumpah/janji petugas KPPS yang dilakukan oleh Komisioner KPU Antoni Nurdin, dilanjutkan pengambilan sumpah/janji kepada petugas Pengawas TPS yang akan bertugas di 8 TPS pada hari pencoblosan. Kemudian penyampaian materi kepada petugas KPPS dan PTPS yang disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Halsel Rais Kahar sekaligus dilakukan pemutaran video tutorial Pengawas TPS serta simulasi pengisian Formulir C1.

“Langkah pertama dari pembentukan 8 TPS khusus DPTb di Desa Kawasi ini, Bawaslu secara kelembagaan sangat siap dan terbukti kemarin bersama-sama dengan KPU melakukan rekrutmen petugasPTPS di 8 TPS yang baru terbentuk dan setelah itu kita lanjutkan dengan pelantikan dan pelatihan serta simulasi pengisian Formulir C1 di tempat yang sama,” ungkap Rais Kahar ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (13/4/2019).

Terpisah, Komisioner KPU Antoni Nurdin saat dikonfirmasi terkait kesiapan pembentukan 8 TPS menyebutkan, KPU Halsel secara teknis sangat siap terbukti dengan adanya pembentukan TPS, dan mengadakan Bimtek pelantikan anggota KPPS dapat dilaksanakan.

“Saya berharap pada seluruh karyawan pemilih DPTb yang ada di Desa Kawasi pada tanggal 17 April nanti datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya,” ungkap Antoni.

Dalam kesepatan itu usai mengisi materi, Komisioner Bawaslu Rais Kahar didampingi oleh Komisioner KPU Antoni Nurdin melakukan pengecekan lokasi TPS yang akan digunakan pada hari pencoblosan di PT Megah Surya Pertiwi yang dikoordinir langsung oleh pihak perusahaan Bagian Human Resource Development (HRD) Iqbal Sunadi dan Didi HRD dari PT Trimega Bangun Persada.

“Terkait tempat pemungutan suara, perusahaan sudah menyediakan tempat, namun kita masih mensurvei untuk mencari tempat yang cocok. Ada 2 opsi antara di kampung atau di wilayah perusahaan,” kata HRD PT Trimega Bangun Persada, Didi.

HRD PT Megah Surya Pertiwi, Iqbal Sunadi memberikan apresiasi kepada Bawaslu dan KPU Halsel yang sudah memberikan pengetahuan kepada karyawan dan karyawati yang akan bertugas menjadi anggota KPPS dan PTPS demi suksesnya Pemilu di 8 TPS di Desa Kawasi.

“Harapan kami, semua aspirasi karyawan bisa tersalurkan dan bisa menggunakan hak suara pada hari pencoblosan,” pungkas Iqbal. (Ajo)

Komentar

Kabar Lainnya