Diikuti 1000 Peserta, Kongres Sungai Indonesia Siap Digelar

  • Whatsapp

JAKARTA – Kongres Sungai Indonesia keempat (KSI 4.0) akan mulai  berlangsung besok 21 Maret 2019. Panitia memindahkan lokasi yang semula akan digelar di komplek kampus Universitas Indonesia, Depok ke Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata, Cibubur, Jakarta Timur. Lebih dari seribu orang  dipastikan akan datang sebagai peserta.

Kegiatan-kegiatan di hajatan yang melibatkan berbagai instansi pemerintah, swasta, perguruan tinggi, komunitas dan media itu berwujud seminar, pameran, pertunjukan, diskusi dalam ujud sidang-sidang komisi, peninjauan lapangan.

Muat Lebih

Panitia mengundang sejumlah pejabat pemerintah untuk hadir seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono,  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala  BNPB Doni Monardo. 

“Pendaftaran secara online telah kami tutup, kalau masih ada yang berminat kami persilahkan langsung datang ke lokasi,” tutur Soesilo Adinegoro, Koordinator Panitia Pelaksana KSI 4.0.

Mengingat keterbatasan, peserta yang mendaftar langsung di lokasi kemungkinan tidak akan mendapatkan fasilitas akomodasi seperti makan dan tidur. Akan tetap bila usaha panitia untuk mendapatkan bantuan fasilitas tambahan dari pihak lain berhasil mereka akan mendapat fasilitas yang sama.

Menyangkut pemindahan lokasi itu, Soesilo menekankan bahwa terus bertambahnya peserta merupakan indikasi yang menggembirakan. Akan tetapi tentu panitia memperhitungakan kenyamanan baik bagi peserta maupun lingkungan tempat berlangsungnya KSI. Atas dasar itulah, lokasi dipindahkan ke Cibubur yang relative lebih cocok.

Persiapan di lokasi hajatan penyelenggaran di lokasi perkemahan itu sendiri sudah berlangsung sejak 18 Maret dan diperkirakan telah siap sebelum pembukaan 21 Maret mendatang.  Untuk membantu kenyamanan peserta yang kebanyakan datang dari luar Jabodetabek, disediakan 5 buah bus dari Kampus UI.

KSI 4.0 bertujuan untuk mendorong sinergi para pihak yang memiliki komitmen untuk memperbaiki kondisi sungai-sungai di Indonesia yang kian memprihatinkan. Dalam perhelatan 4 hari itu diharapkan muncul dialog-dialog yang menghasilkan  ide-ide baru untuk mendorong sinergi para pihak sehingga timbul sinergi perbaikan sungai. (rls)

Pos terkait