Sejumlah Parpol Keberatan Tanggung Anggaran Operasional Bimtek Saksi

  • Whatsapp
Suasana Rapat Pengurus Parpol dan Bawaslu Halsel di ruang rapat Bawaslu (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Halmahera Selatan (Halsel) berencana melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtik) terhadap saksi dari Partai Politik (Parpol). Bimtek dilakukan berdasarkan perintah Undang-Undang nomor 7 tahun 2017.

Rapat dipimpian langsung Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasim dan didampingi Kordiv HPP, Asman Jamil serta dihadiri keterwakilan dari masing-masing Parpol.

Muat Lebih

Memasuki sesi penyampaian pendapat, terjadi hujan interupsi dari sejumlah keterwakilan Parpol yang mempertanyakan anggaran operasional Bimtek saksi yang akan digelar. Apakah anggaran operasional saksi  ditanggung Bawaslu atau Parpol.

Keterwakilan dari PAN membuka interupsi pertama, dilanjutkan dari Partai Gerindra, PKS, Partai Demokrat dan PKB. Tak mau ketinggal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Sekretaris PSI Halsel ikut angkat bicara mempertanyakan terkait teknis penyelenggara Bimtek saksi.

“Kami dari PKB pada akhirnya menyesuaikan saja, apa yang sudah diatur dalam ketentuan kami ikuti,” kata Safri Talib salah satu pengurus PKB usai rapat, Rabu (20/2/2019).

Lain hal dengan PKB, sejumlah Parpol merasa keberatan jika anggaran operasional Bimtek saksi ditanggung Parpol.

“Tanya teman-teman partai yang lain, mereka merasa keberatan atau tidak. Kalau kami merasa keberatan,” ucap salah satu pengurus PKS, Rustam Side.

Meski rapat ini bersifat penting, namun terdapat beberapa Parpol yang tidak hadir yakni Partai Garuda, PDI-Perjuangan  dan Partai NasDem. (Ajo)

Pos terkait