oleh

Bawaslu Halbar Gelar Diskusi Kerawanan Pemilu

JAILOLO – Bawaslu Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menggelar Forum Warga Makugawene (FWM) berupa diskusi terkait dengan kerwanan Pemilu 2019. Kegiatan bertemakan ‘Menakar Pelanggaran Pemilu tahun 2019′ dihadiri oleh sejumlah OKP, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para Jurnalis Liputan Halbar, berlangsung di Cafe Kopi Bhorakah Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, Selasa (12/2/2019) malam.

Kordiv Pengawasan Hubungan Antara Lembaga (PHL) Bawaslu Halbar, Muhammadun H Adam dalam sambutannya, sekaligus membuka FWM mengatakan, tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan ini untuk mengukur potensi kerawanan Pemilu pada 17 April mendatang. Sebab, keamanan Pemilu bukan tanggungjawab pihak penyelenggara Pemilu, tetapi tanggungjawab kita semua.

“Berdasarkan pada Indeks Kerawanan Pemilu (IPK) Maluku Utara, Halbar masuk pada urutan ke 4 dari total 10 kabupeten/kota. Olehnya itu, untuk mengantisipasi Kerawanan Pemilu tahun 2019 di Halbar, dibutuhkan pendapat dan masukkan dari teman-teman yang hadir ini, melalui diskusi nantinya,” kata pria yang biasa disapa Adun ini.

Menurutnya, Pemilu tahun 2019 ini berbeda dengan tahun-sebelumnya, dimana pelaksanaan Pileg dan Pilpres digabungkan dalam satu waktu. Hal ini pastinya menimbulkan kerawanan dari Pemilu sebelumnya.

“Tingkat kerawanan Pemilu dimungkinkan bisa meningkatkan dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Senada, Kordiv Hukum Pencegahan dan Penindakan (HPP) Halbar, Aknosius Datang juga mengatakan berdasarkan pada data kerawanan Pemilu di tahun sebelum, khusus di seluruh kecamatan se-Halbar banyak terjadi pelanggaran Pemilu.

“Kecamatan Loloda  yang paling rawan, ini apakah karena faktor jarak atau geografisnya dan kurang transportasi, sehingga banyak terjadi pelanggaran di wilayah tersebut,” ucap Aknosius.

Pilkada tahun 2018, banyak pelanggaran Pemilu yang dilaporkan atau jadi temuan Bawaslu, terdapat salah satu kasus yang melibatkan ASN yang ditindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi kepada KASN.

“Jadi kami (Bawaslu) sangat berharap kepada masyarakat bila menemukan adanya pelanggaran Pemilu, agar melakukan pencegahan atau melaporkan kepada pihak Bawaslu atau Panwascam terdekat. Karena sejauh ini belum ada laporan pelanggaran yang dilaporkan oleh masyarakat,” akuinya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi seputar potensi kerawanan Pemilu di tahun 2019 dengan pemateri Kordiv PHL dan Kordiv HPP Bawaslu Halbar. (Ajo)

Komentar

Kabar Lainnya