oleh

Kuker ke Morotai, Menkominfo Tinjau Pembangunan Palapa Ring dan BTS

DARUBA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) ke Kabupaten Pulau Morotai, meninjau pembangunan Palapa Ring Paket Tengah di Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan dan pambangunan Base Transceiver Station (BTS) di Desa Wairingin Kecamatan Morotai Selatan Barat.

Palapa Ring dengan menggunakan Backbone Fiber Optic atau serat optic, sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik halus untuk mentransmisikan cahaya dari satu tempat ke tempat lain. Telah tersambngun jaringan bawah laut dari Manado ke Melonguane Kabupaten Talaud, kemudian dari Melonguane ke Pulau Morotai.

Menkominfo, Rudiantara menyampaikan saat ini pihaknya bersinergi dengan Telkom saling komplimen antara operator dan Bakti.

“Untuk operator fokus di daerah yang dianggap visibel secara bisnis. Sedangkan Bakti fokus di daerah yang tidak visibel secara bisnis,” ungkap Rudiantara, Rabu (2/1/2019).

Rudiantara juga menyebutkan bahwa saat ini ada 122 kabupaten di Indonesia yang dibantu oleh Bakti khusus otoritas melayani masyarakat dalam komunikasi. Seperti membangun Base Transceiver Station (BTS) yang bekerjasama dengan Mitratel dan Telkomsel. Kemkominfo menargetkan tahun 2020 semua desa sudah bisa akses seluler.

“Untuk saat ini Bakti sudah membangun 400-an BTS yang terbagi 2G, 3G dan 4G, rata-rata semuanya dibangun di daerah perbatasan Indonesia,” tandas Rudiantara.

Menkominfo Rudiantara didampingi Bupati Benny Laos mengecek terminal stasion fiber optic di Desa Gotalamo Kecamatan Morotai Selatan

Selain BTS untuk seluler, lanjut Rudiantara, kedepan akan dibangun untuk akses internet. Agar semua tempat pelayanan masyarakat dan sekolah bisa mengakses internet tanpa gangguan, terutama di kantor-kantor desa, sekolah, kantor polisi, Kodim, Korem, dan ruang publik lainnya sebelum tahun 2022.

“Saat ini baru 75.000 desa yang terhubung internet dengan kecepatan maksimal 10 MB,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pulau Morotai Benny Laos yang turut hadir mendampingi Menteri dan rombongan juga menyampaikan bahwa dari target nasional untuk jaringan Telkomunikasi di Indonesia, hanya Pulau Morotai yang tercepat 1 tahun. Saat ini 45 tower sudah tertanam di wilayah Pulau Morotai dan memastikan seluruh wilayah Pulau Morotai akan tertanam Fiber Optic.

“Seluruh Puskesmas, sekolah dan ruang publik di Pulau Morotai semuanya terpasang Wifi secara gratis. Hal ini untuk mempermudah masyarakat mengakses internet, hanya saja kecepatan internetnya masih lamban,” jelasnya.

Menkominfo Rudiantara, Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan rombogan foto bersama usai mengunjugi pembangunan BTS di Desa Warigin Kecamatan Morotai Selatan Barat.

Benny berharap dipengujung tahun 2019, Pulau Morotai sudah bisa memiliki jaringan 4G agar semua masyarakat bisa menikmati akses internet dengan mudah dan cepat.  Benny juga menghimbau kepada seluruh tokoh agama, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan tidak merusak aset negara yang sudah tertanam, karena merupakan kebutuhan layak orang banyak, mengingat saat ini perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih dengan penggunaan handphone semua sudah bisa diakses.

“Jangan nanti liat tower terus dirusak, atau lihat kabel yang keluar terus dipotong dan diambil, apalagi dijual, ini nantinya kita yang rugi karena tidak bisa menggunakan telepon dan akses internet,” ungkapnya.

Direncanakan menteri akan berada di Pulau Morotai hingga Rabu (3/1/2019) besok, dengan agenda senam pagi bersama pukul 06.30 WIT dan acara Menteri Menyapa pukul 07.00 WIT di Taman Kota Morotai. (Adv/Ajo)

Komentar

Kabar Lainnya