Harga Telur Ayam di Ternate Kembali Stabil

  • Whatsapp
Salah seorang warga saat membeli telur di Pasar Higienis Ternate (Foto: Yunita/KabarMalut)

TERNATE – Sempat melonjak naik jelang bulan suci ramadhan, kini harga telur Ayam di sejumlah pasar di Kota Ternate, kembali stabil seperti semula. Harga telur Ayam yang sebelumnya dijual Rp 2.400 per butir, kini turun menjadi Rp 1.900-Rp2.000 per butir.

Salah satu pedagang Telur Ayam, Nursia Mahmud menyebutkan mahalnya harga telur Ayam beberapa hari sebelumnya disebabkan pasokan telur dari Surabaya terlambat tiba di Ternate dan stok di pasar habis. Belum lagi jelang ramadhan kebutuhan konsumen meningkat meningkat dratis.

Muat Lebih

“Kenaikan harga tersebut karena kehabisan pasokan telur ayam dan kebutuhan pembeli meningkat, karena sebelum puasa banyak pembeli yang memborong telur, sehingga kami kehabisan stok di tambah dengan terlambatnya kapal kontainer dari Surabaya,” kata Nursia saat ditemui di Pasar Higienis Ternate, Rabu (8/5/2019).

Tepisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara (Malut) Asrul Gailea membenarkan kenaikan harga telur Ayam jelang ramadhan dikarenakan keterlambatan kapal dari Surabaya.

“Memang pada awal puasa kami melakukan sidak harga telur sempat mengalami kenaikan hingga Rp 2.400 per butir. Ada keterlambatan kapal dari Surabaya menuju Ternate sehingga stok habis,” tutur Asrul.

Saat ini harga telur Ayam di pasar sudah mulai berangsur normal dengan harga semula Rp 1.900 dan Rp 2.000 per butir.

“Saat ini sudah ada 15 kontainer yang masuk dan bongkar muatan telur Ayam dari Surabaya. Jumlah telur Ayam dalam 1 kontainer ada 880 ikat atau 158.400 butir, jika dikalikan 15 kontainer berarti total telur yang masuk di Ternate hari ini adalah 2.376.000 butir telur,” tambahnya.

Untuk pasokan yang tiba di Ternate ada dua jalur yakni dari Surabaya lewat kapal kontainer Tanto Damai dan dari Manado yang diangkut dengan Ferry ASDP. Jelang lebaran Idul Fitri, terdapat pula dua kapal pengangkut telur ayam yang bakal masuk Malut guna mengantisipasi ketersediaan stok agar harga tetap normal. (Ajo)

Pos terkait