Polda Malut Sanksi Empat Oknum Anggota Brimob Terlibat Penembakan Warga

  • Whatsapp
Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Empat oknum anggota Brimob Polda Maluku Utara (Malut) yang terlibat dalam kasus penembakan dua warga Desa Kawasi Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Sabtu (16/3) lalu, akhirnya dikenakan sanksi disiplin berupa kurungan penjara dan penundaan kenaikan pangkat.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar menunturkan, empat oknum anggota Brimob telah menjalani sidang disipilin di kompi tiga Batalion B Ternate Senin (8/4) pekan lalu, atas kelalaian penggunaan senjata api yang mengakibatkan warga terkena tembak. Keempat oknum anggota tersebut masing-masing Brikpol WS, Bripol MAG, Briptu FA dan Baratu MR.

Muat Lebih

“Dalam sidang disiplin itu diputuskan, WS penundahan kenaikan pangkat paling lama satu tahun, penundahan pendidikan selama satu tahun dan penetapan dalam tempat khusus (penjara) selama 21 hari. MG penundahan kenaikan pangkat paling lama satu tahun, penundahan pendidikan selama satu tahun dan penetapan dalam tempat khusus (penjara) selama 21 hari,” kata Hendry kepada KabarMalut, Senin (6/5/2019).

Sementara hukuman bagi Brigpol MAG dan Baratu MR masing-masing Brigpol MAG diputuskan sanksi penundahan kenaikan pangkat paling lama satu tahun, penundahan pendidikan paling lama enam bulan, penetapan dalam tempat khusus (penjara) selama 21 hari.

“Baratu MR penundahan kenaikan pangkat paling lama satu tahun, penundahan pendidikan paling lama  enam bulan dan penetapan khusus (penjara) selama 21 hari,” pungkasnya.

Sekedar diketahui dalam kasus penembakan berawal dari konflik terjadi di pesta yang berlangsung di Desa Kawasi, dan kala itu, keempat petugas ini dalam keadaan mabuk dan satu diantaranya langsung mencekik korban. Tak lama kemudian terjadinya peristiwa penembakan tersebut. (Ajo)

Pos terkait