GPM Desak Bawaslu Malut Diskualifikasi Kuntu Daud

  • Whatsapp
Kantor Bawaslu Maluku Utara (Foto: Istimewa)

LABUHA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhainis (GPM) Provinsi Maluku Utara (Malut), mendesak Bawaslu Provinsi Malut segera merekomendasi diskualifikasi terhadap salah satu calon anggota legislatif Provinsi Malut Dapil IV Halsel dari Partai Demokrasi Indonesa Perjuangan(PDIP), atas nama  Kuntu Daud. Sebab, Kuntu diduga melakukan sejumlah kecurang saat perhitungan suara di tingkat PPS maupun pengisian Form DA1 pada PPK Kecamatan Bacan.

Wakil Ketua DPD  GPM Malut, Sudarso Manan menyebutkan ada indikasi kecurangan terstruktur yang dilakukan  Caleg PDIP Provinsi Malut Dapil IV Halsel atas nama Kuntu Daud yang bekerja sama dengan pihak penyelenggara di tingakat PPK Bacan.

Muat Lebih

“Kecurangan terjadi di 53 TPS sehingga indikasi kecurangan tersebut melanggar ketentuan UU nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam ketentuan UU tersebut menjelaskan jika ada kecurangan yang dilakukan oleh peserta Pemilu maka akan diberi sanksi Pidana maupun denda,” kata Sudarso kepada Kabar Malut, Sabtu (4/5/2019).

GPM Malut mendesak Bawaslu Malut dan KPU Malut segera menindak maupun mendiskualifikasi Kuntu Daud yang sudah melakukan kecurangan di tingkat TPS maupun pengisian DA1 tingkat kecamatan Bacan. (Ajo)

Pos terkait