Usut Dugaan Korupsi Jalan Sayoang-Yaba, Kejati Periksa Kadis PUPR Malut

  • Whatsapp
Kadis PUPR Malut, Djafar Ismail usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi proyek jalan Sayoang-Yaba di Kejati Malut (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan Sayoang-Yaba di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tahun 2015 dengan anggaran senilai Rp 49,5 miliar, terus diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut).

Kasi Penkum Kejati Malut Apris Risman Ligua mengaku penyidik Kejati melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Malut, Djafar Ismail sekira pukul 11.00 WIT. Pemeriksaan hanya bersifat klarifikasi karena kasus yang diusut Kejati masih bersifat penyelidikan.

Muat Lebih

“Kadis PU diperiksa masih sebatas dimintai keterangan, jadi status kasusnya masih dalam proses penyelidikan, sehingga belum ada saksi atau tersangka, posisi Kadis PU waktu itu dia selaku Ketua PPK di proyek jalan Sayoang-Yaba,” kata Apris kepada KabarMalut, Selasa (9/4/2019).

Menurut April, pekerjaan proyek jalan Sayoang-Yaba sesuai hasil audit dari BPK, ditemukan berindikasi merugikan negara sudah dilakukan pengembalian ke kas Negara. Hanya saja, ketika Kejati melakukan pendalaman ternyata masih terdapat sejumlah kegiatan yang diduga merugikan keuangan negara.

“Untuk pihak-pihak tersebut masih tetap melakukan pemeriksaan antara lain adalah Kadis PU pada hari ini dilakukan pemeriksaan,” pungkasanya. (Ajo)

Pos terkait