Moy Putra FC Kontra Tofa FC Tanpa Tim Medis

  • Whatsapp
Pemain Moy Putra Fc, Reza terbaring kesakitan di pimggir lapangan tanpa ada bantuan medis (Foto: Bud/KabarMalut)

LABUHA – Turnamen Bupati Cup III yang mempertemukan tim Moy Putra FC dari Desa Kampung Makian dan Tofa FC pada babak delapan besar tanpa ada tim medis. Ketidak hadiran tim medis di pertandingan tersebut diketahui setelah salah satu pemain Moy Putra FC, Reza mengalami cedera di tengah lapangan pertandingan, Minggu (31/3/2019).

Reza nomor punggung 11 ketika itu mencoba membangun serangan setelah mendapat umpan bola dari salah satu rekannya dari garis pertahanan. Reza kemudian dengan cepat melakukan manuver melewati beberapa pemain dari Tofa FC.

Muat Lebih

Namum kecepatan Reza dapat dihentikan oleh salah satu pemanin Tofa FC yang melakukan sleding dari arah samping dan mengenai kaki Reza. Akibat dari itu  Reza terjatuh dan mengalami kesakitan, melihat kejadian itu wasit Samsudin Ibrahim langsung meniup pluit tandanya pelanggaran.

Reza masih belum bisa berdiri karena mengalami kesakitan dan tak mampuh berdiri, membuat Wasit Samsudin membiri aba-aba kepada tim medis masuk ke lapangan untuk melakukan pertolongan terhadap pemain nomor punggung 11 itu. Namun aba-aba wasit Samsudin itu sia-sia karena tim medis yang biasanya bertugas mengawal jalannya pertandingan Bupati Cup III tidak ada di tempat alias tidak menjalankan tugas pada saat pertandingan itu berlangsung.

Tak hanya itu, Pelatih Moy Putra FC, Rudi yang berdiri di bens pemain yang tidak jauh dari tempat tim medis,  juga ikut berteriak memanggil tim medis, pada saat dirinya berbalik melihat ke arah tim medis, tidak ada satupun tim medis di tempat. Tidak ingin hal buruk terjadi pada pemainya, Rudi langsung meminta beberapa official masuk ke lapangan memboyong Reza keluar dari lapangan serta digantikan pemain lain.

Salah satu official Moy Putra FC, Bahruan Abbas merasa sangat kecewa dengan panitia penyelenggara Bupati Cup III. Kekecewaan Bahrun ini karena menurut dirinya panitia Bupati Cup III tidak siap menangani pemain yang mengalami cedera di lapangan.

“Kami merasa kecewa dengan panitia. Saya berharap kejadian ini tidak terulangan lagi di pertandingan berikut,” ungkap Bahrun.

Ketua Panitia Bupati Cup III, Frans Fofoki mengaku sebelum itu tim medis berada di tempat. Namum memasuki pertandingan antara Moy Putra FC dan Tofa FC tim medis sudah tidak lagi bertugas.

“Tadi mereka ada tapi sudah pulang,” kata Frans Fofoki.

Dirinya juga mengakui tidak mengetahui alasan tim medis pergi tinggalkan tugas pada saat petandingan berlangsung, karena tidak ada konfirmasi kepada dirinya atau panitian lain. Namun demikian dirinya berjanji pada pertandingan berikutnya atau besok tim medis kembali bertugas.

“Saya tidak tahu karena mereka tidak konfirmasi kepada saya. Tapi besok pasti mereka kembali bertugas,” ujarnya.

Sampai wasit meniup pluit panjang tanda berkahirnya pertandingan, skor kedua tim satu sama alis draw. Gol dari Moy Puta FC dicetak oleh M Rizal, sedangka dari Tofa Fc dicetak oleh Julkarnain Esa melalui titik pelanggaran di luar garis 16. (Ajo)

Pos terkait