oleh

Desa Dolik Wakili Malut Studi Banding di Korea Selatan

LABUHA – Desa Dolik Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) kembali menorehkan prestasi dalam pembangunan desa. Kali ini Desa Dolik terpilih sebagai perwakilan dari Provinsi Malut dalam kegiatan Benchmarking di luar negeri yakni di Korea Selatan.

Kepala Desa Dolik Iswadi Ishak menjelaskan, kegiatan ini merupakan satu proses dalam manajemen yang sangat strategis. Dimana suatu unit atau bagian kegiatan yang dapat mengukur dan membandingkan kinerja terhadap aktivitas atau kegiatan serupa, baik secara internal maupun secara external.

“Karena itu dengan kegiatan Benchmarking ini dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi kinerja negara luar, sehingga dapat mengadopsi untuk meraih sasaran yang diinginkan,” kata Kades Iswadi ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (22/3/2019).

Kepala Desa Dolik Iswadi Ishak ketika pose bersama Menteri Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, EkoPutra Sanjoyo (Foto: Istimewa)

Iswadi menambahkan, kegiatan yang diikuti 40 orang terdiri dari pendamping desa, penggiat desa dan Kades dari berbagai provinsi ini, dilepas secara langsung oleh Menteri Desa Transmigrasi dan Daerah Tertinggal RI Eko Putra Sanjoyo.

“Dari Maluku Utara adalah saya sendiri dan kegiatan ini juga kami mewakili Indonesia,” ujar Iswadi.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel, Bustamin Soleman dikonfirmasi mengatakan, Desa Dolik merupakan salah satu desa terbaik yang ada di Halsel, sehingga dalam kegiatan Benchmarking Kades Dolik Iswadi Ishak diundang oleh Kementerian Desa untuk mengikuti studi banding di Korea Selatan.

“Kades Dolik diundang untuk mengikuti kegiatan ini (Benchmarking) karena sementara ini Pemerintah Desa Dolik mengembangkan potensi desa di bidang pertanian. Kades Iswadi juga beberapa kali diundang ke Kemendes mengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan desa,” ungkap Bustamin.

Dengan adanya pengalaman dari Kades Iswadi, Bustmain berharap agar Kades yang lain juga bisa ikut kegiatan Benchmarking di bulan Agustus mendatang.

“Harapnya desa-desa yang lain juga berkaca pengalaman di Kepala Desa Dolik, supaya desa yang lain juga bisa ikut di gelombang kedua di bulan Agustus mendatang,” pungkas Bustamin. (PN/Ajo)

Video Inovasi Desa Dolik: 

Komentar

Kabar Lainnya