Penyebar Hoax Tsunami Bacan di Medsos Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Pelaku penyebar hoax saat dimintai keterangan di Mapolres Halsel (Foto: Ist)

LABUHA – Penyebar isu hoax tsunami di media sosial (Medsos) Facebook yang dilakukan salah satu warga Bacan akhirnya ditangkap pihak kepolisian Polres Halmahera Selatan (Halsel). Akun facebook dengan nama @Allita Lee ini memosting  status di akun pribadi beberapa menit setelah gempa bumi mengguncang Halsel yang mengatakan Allhamdulilah, tanagoyang juga di bacan. Kira” kapan sunami ni…?.

Atas ciutannya itu, dirinya mendapat kecaman dari netizen dan masyarakat Halsel. Salah satu akun atas nama @Bang’bobz Nangkano menanggapai dengan menulis tidak etis status tersebut dengan menulis ‘Tara bagus bagitu’ (tidak bagus seperti itu). Namun, Allita Lee menjawab komentar itu dengan menulis ‘Supaya Bacan rame tra’, (supaya Bacan menjadi ramai).

Muat Lebih

Kapolres Halsel, AKBP Agus Setyo W melalui Kasat Reskrim AKP Gede Atmaja, mengaku status tak etis pelaku yang menimbulkan kepanikan dan kecaman serta menyebar berita hoax sehingga pemilik akun yang bernama lengkap Suratman Taib (25) dengan alamat Desa Labuha itu langsung dijemput di rumah orang tuanya di lingkungan Kota Popo dan langsung digiring ke kantor Polres untuk dimintai keterangan.

Screenshot status di media sosial Facebook

Setelah dimintai keterangan lebih dari 2 jam di ruang Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Suratman kemudian dikembalikan ke orang tuanya. Dalam pemeriksaan itu Suratman mengaku dirinya hanya bercanda membuat postingan seperti itu.

“Kami lakukan pembinaan. Motifnya hanya bercanda saja,” kata AKP Gede Atmaja ketika dikonfirmasi KabarMalut, Minggu (6/1/2019).

Pihak Polres juga menilai Suratman belum dewasa menggunakan media sosial (facebook) sehingga tidak dikenakan undang-undang nomor 11 tahun 2018 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE)

“Belum, kita belum kenakan undang-undang ITE. Dia masih lemah menggunakan Medso,” ujar Kasat.

Kasat juga menyampaikan himbauan dari Kapolres Halsel, AKBP Agus Setyo W, bahwa kepada masyarakat Halsel agar jangan mudah percaya isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Kata Kasat, Kapolres berpesan hanya informasi dari pihak pemerintah seperti BMKG dan BPBD yang informasinya akurat. Namun pihaknya meminta kepada masyarakat selalu waspada menghadapi situasi saat ini.

“Jangan dengar isu-isu hoax, informasinya semua melalui BMKG dan BPBD yang di publis melalui media resmi, itu yang harus dicover masyarakat.” pungkas Kasat.(Ajo)

Pos terkait